Saya baru membaca kembali buku Robert T. Kiyosaki, The Business School for People Who Like Helping People. Ya, membaca kembali. Buku ini sudah pernah saya baca, tahun 2002 lalu. Sudah cukup lama.
Buku ini berbicara mengenai network marketing.
Secara ‘kebetulan’ seorang kawan memperkenalkan sebuah perusahaan network marketing kepada saya. Dan meyakinkan saya tentang sistem bisnisnya yang bagus. Jadilah saya tertarik belajar lebih lanjut sistem bisnis ini dan segera ingatan saya kembali pada buku yang pernah saya baca ini tetapi belum saya praktikan. Padahal applicated knowledge is power.
Mengapa Anda merekomendasikan binsis itu? Demikian judul bab pertama buku ini. Jawaban pertanyan tersebut dijelaskan pada bab-bab selanjutnya, alasan mengapa Kiyosaki merekomendasi bisnis ini.
Bukan uangnya. Bukan produknya. Tetapi, rancangan pendidikannya. Rancangan pendidikan bisnis yang mengubah hidup. Pendidikan yang cukup kuat untuk mengubah ulat menjadi kupu-kupu. Ini alasan pertamanya.
Salah satu persoalan sekolah bisnis tradisional adalah banyak guru tidak mempunyai pengalaman bisnis nyata yang hidup. Dalam network marketing, orang-orang di puncak yang mengajar harus sukses dalam dunia nyata, atau mereka tidak akan berada di puncak. Dalam sekolah bisnis tradisional, Anda tidak perlu sukses dalam dunia bisnis nyata untuk mengajar bisnis.
Beberapa mata pelajaran bisnis kehidupan nyata yang diajarkan network marketing: sikap terhadap kesuksesan; keahlian memimpin; keahlian berkomunikasi; keahlian manusia; mengatasi ketakutan pribadi, keraguan, dan tidak percaya diri; mengatasi rasa takut terhadap penolakan; keahlian manajemen uang; keahlian berinvestasi; keahlian pertanggungjawaban; keahlian manajemen waktu; penentuan tujuan/cita-cita; dan sistematisasi.
Orang-orang sukses dalam network marketing mengembangkan keahlian-keahlian ini dari program pelatihan network marketing.
Apakah pendidikan yang mengubah hidup itu?
Pendidikan tradisional terutama fokus pada pendidikan mental; kecapakan membaca, menulis dan berhitung. Semua penting. Tetapi, bagi Kiyosaki, cara pendidikan tradisional mempengaruhi emosional, fisik, dan spiritual tidak disukai.
Salah satu keluhan terhadap pendidikan tradisional dari sisi emosional adalah bahwa ia membuat orang terus-menerus merasa takut. Lebih spesifik takut melakukan kesalahan, yang mengarah kepada takut gagal. Takut gagal dijadikan motivasi, “Kalau kamu tidak mendapat nilai bagus, kamu tidak akan mendapat pekerjaan dengan gaji besar.” Di pendidikan tradisional kita tidak diperbolehkan melakukan kesalahan. Melakukan kesalahan adalah dosa dan dihukum. Masalahnya, dalam dunia nyata orang-orang maju adalah orang yang melakukan kesalahan terbanyak dan belajar dari kesalahan itu. Melakukan kesalahan adalah cara kita belajar. Kita belajar naik sepeda dengan jatuh dan naik lagi, jatuh dan naik lagi.
Dari sisi pendidikan fisik, orang yang takut melakukan kesalahan tidak belajar banyak, karena mereka tidak banyak melakukan. Kalau anda telah dikondisikan untuk mengetahui semua jawaban yang benar dan tidak melakukan kesalahan, besar kemungkinan proses pendidikan anda akan terhalang.
Network marketing mendorong pembelajaran fisik sebagaimana mendorong pembelajaran mental. Mendorong anda pergi keluar dan menghadapi ketakutan anda dengan bertindak, melakukan kesalahan, belajar dari kesalahan, dan menjadi lebih kuat secara mental, secara emosional, dan secara fisik dari prosesnya.
Pendidikan tradisional mendorong anda untuk mempelajari fakta dan kemudian secara emosional mengajar anda untuk takut melakukan kesalahan, yang menghalangi anda secara fisik. Hidup dalam suasana takut tidak sehat, secara mental, emosional, fisik, atau finansial.
“Kalau ada tiga kucing duduk di atas pagar, dan dua di antaranya memutuskan untuk melompat turun, berapa kucing sisanya?”
“Masih ada tiga kucing di atas pagar,” jawabnya. Alasannya adalah, memutuskan untuk melompat tidak berarti benar-benar melompat secara fisik.
Itu alasan pertamanya, alasan yang perlu dipertimbangkan untuk belajar bisnis dan memilih bisnis network marketing.
Jadi kalau anda memutuskan melompat dari pagar di mana anda duduk, segera melompatlah. Atau anda tetap berada di atas pagar selamanya.
No comments:
Post a Comment