Saturday, January 24, 2009

NABO, NA.., NA.., NA...

Saya merasa di-ece dengan komentarnya saudara saya Bang Izz. Karena, saya lihat blog-nya, weleh-weleh, tulisannya banyak banget dan apik men. Selalu update. Padahal baru beberapa bulan. Sementara blog-ku ini sudah lama. Tetapi sudah lama juga nggak di-update.

Saya baru update kembali hari Jumat kemarin. Itu juga karena malam hari sebelumnya saudara saya Mas Iwan meng-sms saya untuk nge-blog untuk saling menasehati . Barulah saya tergerak untuk posting kembali.

Anda tahu kenapa postingan ke blog ini terputus[-putus]? Ini dikarenakan redaktur terlalu ketat memberikan persayaratan terhadap tulisan yang bisa di-publish. He..he..

Saya yakin Anda tahu maksud saya: terlalu banyak alasan yang berputar-putar di kepala saya sehingga sekedar untuk meng-klik kata SEND saja sulit. Jadinya begitu, blog ini miskin tulisan. Nggak seperti blognya Bang Izz.

Ini di antara persayaratan dari redaktur itu.

Pertama, tidak boleh bikin malu. Lha, ini persayaratan berat bagi saya.

Wong tulisan jelek gini kok mau di-posting. Malu-maluin saja,” kata redaktur. Biasanya kalau redaktur bilang begitu saya nggak berani nulis lagi. Berhenti. Mandeg. Padahal kata teman saya kalau diketik pakai komputer pasti bagus. Semua orang bisa baca, kecuali yang buta huruf. Kalau tulis tangan bisa jadi jelek banget. He.. he..

Tetapi kalau rasa keberanian saya sedang menguat, saya biasanya protes, “Halah.., ge-er banget sih wong tulisan hanya dibaca sendiri saja kok pake malu segala. Nggak ada yang perhatiin tuh…” Biasanya kalau saya sudah berani protes, redaktur akan mengalah. Dan mau meng-klik kata SEND.

Kedua, “Jangan posting sembarang tulisan,” kata redaktur. “Apa kamu nggak ingat pesan beberapa orang di mana kamu mbe-guru itu. Apa kamu mau NABO (No Action Blog Only), NATO (No Action Talk Only), NAMO (No Action Mikir Only), NANO (No Action Nulis Only), NALO (No Action Learn Only) dan NA…, NA…, NA… yang lain…??”

Yang begini juga membuat aktivitas posting saya seret.

Memang saya ingin menjadikan blog ini bagian dari gerak perubahan saya. Seperti saya tulis dalam postingan sebelumnya tentang kosa kata dan definisi, ACTION termasuk salah satu kosa kata penting bagi saya. Dan saya ingin blog ini men-support ACTION saya.

Jadi kalau saya mau posting dan kemudian redaktur bilang, ”Ingat, jangan NABO …!” kayaknya postingan saya tertunda lagi.

Yang ketiga, ini bukan persayaratan redaktur. Tapi karena memang saya lagi malas posting… he..he.. Yang ini no komen.

Terima kasih Bang Izz telah meng-ece saya. Mudah-mudahan membuat saya semakin rajin posting. Artinya juga membuat saya rajin bikin ACTION.

No comments: